oleh

Ingin Mudik?, Kak Engga: Hindari Puncak Arus Mudik

RAKYATEMPATLAWANG.SUMEKS.CO – Setelah dua tahun terimbas pandemi Covid-19, pemerintah akhirnya membolehkan lagi masyarakat untuk mudik ke kampung halaman masing-masing pada masa libur idul fitri tahun ini. Ledakan jumlah pemudik tahun ini pun diprediksi akan terjadi dengan perkiraan puncak arus mudik akan terjadi pada 28 April hingga 30 April 2022.

Anggota DPRD Sumsel Dapil VII sekaligus ketua DPC PKB Kota Pagaralam, M Oktafiansyah ST, MM menyarankan kepada para pemudik untuk menghindari keberangkatan pada puncak arus mudik guna mengatasi kemacetan. “Kalau berangkatnya bareng-bareng (pada hari puncak arus mudik), ya, macet,”ujar Oktafiansyah yang akrab disapa Kak Engga.

Kak Engga juga mengapresiasi imbauan-imbauan mudik lebih awal yang telah diutarakan oleh sebagian pejabat. Menurut dia, apabila banyak pihak yang menyerukan kesiapan pada puncak arus mudik, masyarakat akan teredukasi untuk tidak mudik bersamaan dan bisa memilih alternatif tanggal. “Kan kalau banyak yang sampaikan, orang jadi berpikir pergi dahulu, pulang dahulu,”jelas Kak Engga.

Kak Engga juga menyarankan pemudik untuk menghindari perjalanan pada waktu favorit, seperti setelah sahur atau berbuka puasa. Ia mengimbau pula agar pemudik senantiasa mengecek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas dari kepolisian serta mengikuti informasi lalu lintas melalui saluran resmi Jasa Marga.

Tidak hanya itu, Kak Engga juga menyoroti perihal penerapan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19 selama mudik.

Menurut dia, mudik Lebaran 2022 harus tetap memperhatikan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta aspek kesehatan dan sikap bertanggung jawab.

“Mudik kali ini layak dikedepankan sebagai Mudik Sehat 2022. Protokol kesehatan wajib dilakukan. Maka transportasi tidak hanya menjaga keselamatan, keamanan, kenyamanan, tetapi juga aspek kesehatan pun perlu diterapkan mulai sekarang,”pungkasnya. (Rer)

Komentar

BACA JUGA