oleh

Joncik : “Musibah Ini adalah Ujian dari Allah”

Rakyatempatlawang.com – Musibah banjir dan longsor terjadi lagi di Kabupaten Empat Lawang. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/9) dini hari itu menyebabkan puluhan rumah warga mengalami rusak berat bahkan ada juga yang hanyut di sapu banjir bandang.

Kejadian tersebut, terjadi di Kecamatan Talang Padang dan Kecamatan Pendopo Barat.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mendengar musibah itu, langsung turun ke lokasi melihat kondisi warganya yang terkena musibah.

Tidak hanya memantau ke lokasi saja, orang nomor satu di Kabupaten Empat Lawang itu juga memberikan bantuan.

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, saat meninjau lokasi bencana alam tersebut, mengaku kalau dirinya mendapat kabar tadi malam dari Camat Talang Padang.

“Ini ujian dari Allah. Insyaallah kita lulus, sabar mungkin 3 hari ini kita berduka. Saya bisa memahami, bisa merasakan dalam suasana seperti ini,” jelas Joncik.

Pihaknya sambung Joncik, datang membawa bantuan, berupa beras setengah ton dari dirinya, gula, mie, minyak, gandum, sarden. Dirinya juga mengintruksikan jajarannya untuk mendata yang rusak ringan dan berat.

“Ini kita ambil hikmahnya mudah-mudahan solidaritas kita, silaturahmi kita akan terbangun, kami hadir bersama rombongan kita datang langsung supaya rakyat merasakan ada pemimpin,” ungkapnya.

Mendapatkan kabar bencana ini tambah Joncik, dirinya batal berangkat ke Palembang karena rakyat Empat Lawang mendapat musibah.

“Tapi saya masih bersyukur tidak ada korban jiwa. Pak Camat jang dulu kemana-mana selesaikan ini, Pak Kades juga jika perlu ajak perangkat dan BPD,” cetusnya.

Ditambahkan Joncik, bagi rumah yang terdampak musibah ini, akan diupayakan untuk diajukan di APBD Perubahan 2021. Jika tidak akan diusulkan di APBD 2022.

“Mudah-mudahan di acc, minta doanya agar bisa membantu warga yang terdampak. Pesan saya jangan terlalu sedih sebab rezeki maut itu Allah yang menentukan,” bebernya.

Sementara itu, Camat Talang Padang, Suharlan mengatakan, musibah banjir bandang di wilayahnya itu terjadi sejak Sabtu atau Minggu (26/9) dini hari. ” Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Dan rumah warga yang rusak oleh banjir sudah di data oleh BPBD Empat Lawang, baik itu rumah yang rusak berat, ringan dan yang hanyut,”katanya. (Rl)

Komentar

BACA JUGA