oleh

Kisah Romantis Pengantin Baru Pada Saat Ujian PPPK

Rakyatempatlawang.com – Di balik laki-laki kuat, ada peran perempuan yang hebat. Pepatah lama yang sangat umum terdengar di Indonesia. Pepatah ini berlaku juga untuk pasangan suami istri (pasutri) dari Kabupaten Empat Lawang. Kisah sepasang pengantin baru yang saling mendukung.

Fidhia Andani (28) seorang istri yang setia mendamping Asengki (28) mengikuti ujian seleski Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Penasaran dengan kisah romantis pasangan pengantin baru ini? Simak kisah selengkapnya di bawah ini!

Kisah unik nan romantis terjadi pada saat seleski ujian PPPK di SMA N 1 Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan. Pada saat proses ujian seleksi PPPK, keluarga yang menemani peserta ujian tidak diperbolehkan masuk ke halaman SMA N 1 Tebing Tinggi. Hal tersebut dilakukan pihak sekolah untuk menghindari kerumunan mengingat kondisi yang masih dihantui pandemi Covid-19.

Peraturan tersebut membuat Fidhia (28) tak bisa menemani suaminya, Asengki (28) hingga sampai ke ruangan ujian. Melihat pasangan muda tersebut, wartawan Rakyat Empat Lawang (REL) yang juga berada di lokasi hendak meliput acara merasa baper dan hendak membantu pasangan pengantin baru tersebut sampai sang istri bisa mengantarkan sang suami masuk ke ruang ujian.

Akhirnya, Wartawan REL berinisiatif untuk menawarkan Fidhia masuk bersama ke lingkungan SMA N 1 Empat Lawang dengan syarat Fidhia membantu wartawan untuk mengambil foto-foto peserta yang sedang menunggu di ruangan ujian masing-masing.

Pada saat meliput kegiatan ujian PPPK, Fidhia mengikuti arahan wartawan REL dengan cekatan. Mulai dari menemani wawancara hingga mengambil foto.

Usai menemani wartawan, Fidhia dengan setia duduk di samping jendela yang mana Asengki duduk tepat di samping jendela tersebut. Mereka saling pandang. Fidhia menyemangati suaminya yang dibalas senyum manis oleh sang suami.

“Semangat sayang,” kata Fidhia berbisik lewat jendela.

Sontak, wartawan yang membantu mereka senyum-senyum sendiri baperan.

Saat diwawancarai oleh Wartawan REL, Fidhia mengatakan ia jauh-jauh dari Kabupaten Curup Provinsi Bengkulu menemani suaminya yang bekerja sebagai guru honorer di Empat Lawang untuk tes PPPK. Sang suami merupakan putra asli Empat Lawang tepatnya dari Kecamatan Pendopo. Usia pernikahan mereka baru memasuki tiga bulan.

“Alhamdulillah. Saya bersyukur bisa mengantarkan suami tes hingga ke depan ruangan ujian,” ucap Fidhia.

Sementara itu, sang suami, Asengki mengatakan menjadi lebih bersemangat mengikuti ujian PPPK.

“Semoga bisa lulus dalam ujian PPPK ini. Aamiin,” ucap Asengki. (Ian)

Komentar

BACA JUGA