oleh

Menhub Minta Bandara Atung Bungsu Dipromosikan

RAKYATEMPATLAWANG.SUMEKS.CO – Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi beserta rombongan kunjungan kerja di Kota Pagaralam, dalam rangka peninjauan sarana dan prasarana transportasi di Provinsi Sumsel, tiba dibandara Atung Bungsu menggunakan pesawat carteran PK-CAR sekitar pukul 15.30 WIB, disambut langsung Walikota Pagaralam Alpian Maskoni didampingi Forkopimda.

Kunjungan ini juga bagian rangkaian kegiatan Menhub menghadiri avara launching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia di Jambi.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan, sebagai destinasi atau tujuan utama wisata, perlu dikembangkan transportasi yang terintegrasi, meski ditengah pandemi pembangunan harus tetap berjalan, fasilitas bandara yang memadai ini yang bagus dan safty akan percuma jika tidak diiringi dengan promosi wisata yang gencar oleh pemerintah daerah, sebagai bentuk semangat kita membangun daerah.

“Meski ada keterbatasan fiskal namun tetap kita berikan prioritas pengembangan bandara atung bungsu, terima kasih atas dukungan kepala daerah atas kemajuan bandara Atung Bungsu,” kata Budi seraya mengimbau Walikota dapat join atau menjalin kerjasama dengan Muara Enim, Lahat, Empat Lawang dan daerah lainnya dalam upaya memajukan bandara Atung Bungsu, paling tidak menggunakan skema 40 persen subsidi dari daerah maupun provinsi.

Sementara itu Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, sejak diserahkan dan dikelolah Kementrian Perhubungan, fasilitas sarana dan prasarana Bandara Atung Bungsu sudah semakin maju dan lengkap.

“Kunjungan Bapak Menteri ini yang kedua kalinya. Terima Kasih atas perhatian penuh yang telah diberikan Menteri Perhubungan terhadap Kota Pagaralam khususnya atas perkembangan Bandara Atung Bungsu,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Bandara Udara Silampari M Mega didampingi Kepala Bandara Atung Bungsu Bandara Atung Bungsu memaparkan sejumlah progres pembangunan sarana dan prasarana Bandara Atung Bungsu yang telah dilaksanakan.

“Tantangan sisi keamanan pagar belum penuh dibangun di kawasan bandara, saluran drainase belum memadai, ketersediaan air bersih, dan masih banyak lainnya,” terangnya. (Rer)

Komentar

BACA JUGA