oleh

Ramp Menjamur, Namun Belum Masuk PAD

Rakyatempatlawang.com – Menjamurnya usaha Ramp Penimbangan Sawit yang membeli Tandan Buah Sawit (TBS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), ternyata belum menjadi potensi Sumber Pendapatan Daerah Kabupaten (PAD) Muratara. Karena, terkendala SDM Ahli dan perlengkapan yang memadai.

Hal itu seperti disampaikan langsung Kepala Disperindakop Muratara H Syamsu Anwar melalui Kabid Perdagangan Azhari. Azhari mengatakan, saat ini pihaknya memang baru sebatas melakukan pendataan jumlah usaha Ramp Sawit yang ada di Kabupaten Muratara.

Dari daya yang telah pihaknya dapatkan, menurut Azhari, sampai saat ini jumlah usaha pembelian TBS sawit total sebanyak 36 Ram. Sehingga usaha tersebut sangat berpotensi sekali, untuk menjadi salah satu sumber PAD Kabupaten Muratara.

Namun diakuinya hingga saat ini hal itu belum bisa digarap, dimana untuk dinasnya sendiri belum memiliki tenaga ahli maupun peralatan untuk melakukan pengecekan, seperti dinas yang ada di Kota Lubuklinggau
“Sebenarnya untuk Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Muratara sendiri itu sudah ada, namun karena peralatan dan sekarang tenaga ahlinya belum ada, hal itulah yang sekarang sedang kami pikirkan untuk meminta bantuan tenaga ahli dari Kota Lubuklinggau. Karena mereka sudah ada baik alat maupun tenaga ahli, untuk mengecek usaha Ram Sawit,” ungkapnya.

Menurutnya, sejatinya karena itu merupakan tempat usaha haruslah bisa menjadi income bagi daerah. “Namun legalitasnya harus jelas untuk kelangsungan usaha itu sendiri maupun masyarakat, jangan sampai ada yang dirugikan,”utaranya. (hnk) 

Komentar

BACA JUGA