oleh

SPBU Muara Rupit Kena Sanksi

REL Muratara-Menindaklanjuti laporan masyarakat, serta sejumlah sopir dump truck, Wakil Bupati Muratara H A Inayatullah cross check ketersediaan stok minyak solar di SPBU Muara Rupit.

Diketahui masyarakat yang mengatasnamakan sopir dump truck itu sengaja datang ke Rumah Dinas Wakil Bupati Muratara sekitar pukul 07:00 pada hari Selasa (5/10) waktu setempat.

Dalam laporan warga itu, mereka menginginkan, sisa minyak solar di SPBU untuk salurkan kepada warga yang membutuhkan. Baik dump truck maupun mobil pribadi.

“Mereka menginginkan sisa solar yang ada untuk di jual kepada pengguna mobil dump truck atau mobil pribadi,”kata Wakil Bupati Muratara H A Inayatullah di ruang kerjanya, Selasa (5/10).

Wakil Bupati itu mengatakan, berawal dari adanya sanksi dari Pertamina atas kelalaian pihak SPBU Muara Rupit, satu bulan kedapan, SPBU Muara Rupit tidak mendapatkan minyak solar.

“Makanya, rombongan supir dump truck. Mereka menginginkan sisa dari pemberian sanksi dari Pertamina itu, minyak solarnya dijual kepada yang membutuhkan,”jelasnya

Untuk sementara, menunggu sanksi dari Pertamina habis, stok minyak solar dialihkan ke SPBU Sungai Jauh. Sementara ketersediaan minyak Vertalete dan Pertamax tetap ada.

“Sanksi dari Pertamina habis pada tanggal 31 Oktober. Pas satu bulan. Untuk solar saja, sementara minyak Vertalete dan Pertamax tetap tersedia,”tegasnya

Wakil Bupati Muratara itu menghimbau kepada masyarakat, terutama pengelola SPBU Muara Rupit untuk menaati aturan yang diberikan Pertamina. (hnk)

Komentar

BACA JUGA