oleh

Stres Orangtuanya Bercerai, Pemuda Desa Banuayu Kikim Selatan Tewas Gantung Diri

RAKYATEMPATLAWANG.COM – Warga Desa Banuayu Kecamatan Kikim Selatan dibuat geger dengan ditemukannya mayat seorang laki-laki bernama Joni Iskandar (21) yang diduga tewas gantung diri.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono Sik melalui humas Polres Lahat Aiptu Lispono SH menyampaikan Sekira jam 02.30 wib Kamis (18/11) Polsek Kikim Selatan menerima telpon dari Kepala Desa Banuayu Yudi Sukandar yang memberitahukan perihal kejadian tersebut dan kemudian Personil Polsek Kikim Selatan langsung menuju ke TKP.

“Saat personil Polsek Kikim Selatan tiba di TKP, Mayat sudah diturunkan (kondisi meninggal Dunia) oleh keluarganya atas nama Buca dan Sukardi dengan disaksikan oleh Kepala Desa Banuayu  Yudi Sukandar,” katanya.

Diterangkannya, saat ditemukan, korban dalam keadaan tergantung di atap dapur rumah neneknya di Desa Banuayu Kecamatan Kikim Selatan.Dengan kondisi Tergantung pada leher menggunakan tali karung (tali kinjar) warna putih, Mengunakan Baju Kaos Motif Loreng Hijau, Jaket warna Hitam, Celana Panjang warna Putih, Korban Pertama Kali ditemukan oleh neneknya.

Kronologis kejadiannya, sekira jam 01.00 Wib, Korban pulang dari rumah Tarmin (Kakak dari Ibu Korban) dan bermaksud pulang kerumah neneknya.

Sekira jam 01.30 Wib, Korban tiba dirumah neneknya dan kemudian neneknya tidur.

Kemudian , Sekira jam 02.00 Wib, Saat neneknya terbangun dari tidur dan menemukan korban dalam keadaan tergantung pada atap dapur yang kemudian menghubungi keluarga dan masyarakat sekitar.

Atas permintaan Ibu korban Risa Kartini, (38) warga Desa Tanjung Beringin Kecamatan Kikim Selatan bahwa korban tidak akan di Visum/Otopsi dan akan dikebumikan langsung pada, Kamis (18/11).

Untuk motif, sementara ini diduga karena masalah keluarga karena orang tuanya sudah bercerai dan korban tinggal bersama neneknya. (arl)

Komentar

BACA JUGA